KARANGASEM - Semangat kebersamaan membuncah di Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem. Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1623/Karangasem tak gentar merangkul warga, bahu-membahu mempercepat pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1.450 meter. Inisiatif ini bukan sekadar membangun fisik, melainkan membuka gerbang baru bagi geliat ekonomi pedesaan.
Hingga Kamis (30/4/2026), progres pengerjaan jalan dengan spesifikasi ketebalan 15 sentimeter dan lebar 3 meter telah mencapai sekitar 28 persen. Pembangunan krusial ini menjadi salah satu sasaran utama dalam program TMMD tahun 2026, yang didedikasikan untuk mempererat jalinan konektivitas antarwilayah pedesaan.
Di tengah terik matahari, prajurit TNI dari berbagai satuan berbaur harmonis dengan masyarakat. Mereka bekerja berdampingan dalam setiap tahap pengecoran jalan, sebuah gambaran nyata dari sinergi kuat antara abdi negara dan rakyat.

“Gotong royong ini bukan hanya mempercepat pekerjaan, tetapi juga memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat. Ini wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, ” ujar Letkol Inf. Gurbasa Samosir, Komandan Satgas TMMD ke-128 Kodim 1623/Karangasem, menekankan arti penting kolaborasi.
Satgas TMMD ke-128 ini merupakan gabungan personel dari berbagai kesatuan, meliputi prajurit Kodim 1623/Karangasem, Batalyon TP 928, Yon Zipur 18/YKR, Yonif Mekanis 741/GN, serta dukungan lintas matra dari TNI Angkatan Laut dan TNI Angkatan Udara. Kolaborasi multibran ini diharapkan memastikan proyek berjalan optimal dan rampung sesuai jadwal.
Kepala Desa Pempatan, Pande Ketut Arimbawan menyambut hangat kehadiran Satgas TMMD di wilayahnya. Ia mengungkapkan betapa pembangunan jalan ini akan membawa perubahan fundamental bagi kehidupan warganya.
“Selama ini akses jalan cukup terbatas, terutama saat musim hujan. Dengan adanya rabat beton ini, mobilitas warga akan jauh lebih lancar, termasuk untuk mengangkut hasil pertanian, ” katanya, penuh harap.
Pembangunan infrastruktur jalan ini diproyeksikan menjadi lokomotif penggerak roda ekonomi desa. Selain mempermudah aktivitas sehari-hari warga, akses yang lebih baik turut membuka peluang distribusi hasil pertanian menjadi lebih cepat dan efisien, mendatangkan senyum optimisme bagi para petani.
Program TMMD sendiri merupakan refleksi komitmen TNI dalam mendukung akselerasi pembangunan di daerah, khususnya di wilayah-wilayah terpencil. Melalui sinergi erat dengan pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat, TNI tidak hanya menjalankan mandat pertahanan, namun juga merajut kesejahteraan rakyat.
Dengan progres yang terus menanjak dan dukungan tak henti dari masyarakat, pembangunan rabat beton sepanjang 1, 45 kilometer ini diharapkan segera terselesaikan, membawa manfaat nyata dan abadi bagi seluruh warga Desa Pempatan.
(Agung)

Updates.