KARANGASEM - Di balik geliat pembangunan desa, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1623/Karangasem menunjukkan komitmen nyata terhadap pelestarian lingkungan. Melalui program penanaman 1.000 pohon, TNI bersama masyarakat menghadirkan harapan baru bagi ekosistem sekaligus masa depan ekonomi warga di Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Senin (27/04/2026).
Kegiatan yang memasuki hari keenam pelaksanaan TMMD ini tidak hanya terpusat di Dusun Kubakal, tetapi juga menjangkau wilayah sekitar seperti Dusun Alas Ngandang. Warga di wilayah tersebut turut merasakan manfaat langsung dari program yang mengedepankan keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian alam.

Sejak pagi, ratusan personel Satgas yang terdiri dari anggota Kodim 1623/Karangasem dan satuan jajaran Korem 163/Wirasatya bersama warga terlihat kompak melakukan penanaman berbagai jenis pohon. Di antaranya pohon alpukat, beringin, trembesi, hingga kayu putih. Secara bertahap, total 1.000 pohon ditanam sebagai bagian dari gerakan penghijauan.
Dansatgas TMMD ke-128, Letkol Inf Gurbasa Samosir, menegaskan bahwa program ini dirancang tidak hanya untuk menjaga lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
“Program TMMD ini tidak hanya fokus di satu dusun, tetapi kami pastikan merata. Selain untuk pelestarian alam, penanaman pohon ini juga diharapkan dapat meningkatkan potensi ekonomi warga melalui hasil tanaman produktif, ” ujarnya.
Ia menambahkan, pendekatan pembangunan berbasis lingkungan menjadi salah satu strategi untuk memaksimalkan potensi wilayah sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya alam.

Sementara itu, Komandan SSK TMMD ke-128, Kapten Inf I Wayan Sadra, menyebut kegiatan ini merupakan bagian dari program unggulan TNI Angkatan Darat yang mengusung konsep “TNI Menyatu dengan Alam”.
“Penanaman 1.000 pohon ini dilakukan secara bertahap dalam empat tahap. Saat ini sudah mencapai sekitar 50 persen, dan kami optimistis dalam dua hari ke depan seluruh target dapat terealisasi, ” jelasnya.
Kebersamaan antara TNI dan masyarakat terlihat begitu kuat dalam kegiatan ini. Tanpa sekat, mereka bekerja berdampingan menanam bibit demi bibit, menandai komitmen bersama dalam menjaga lingkungan.
Program ini menjadi bukti bahwa TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh aspek ekologis dan ekonomi masyarakat. Dari tanah yang ditanami hari ini, diharapkan tumbuh manfaat besar di masa depan—baik untuk lingkungan yang lebih hijau maupun kesejahteraan warga yang lebih baik.
(Agung)

Updates.